Andre Subono
Adrie Subono dia selalu dikaitkan dengan konser artis asing di Indonesia. Andre adalah promotor sukses di balik konser-konser penyanyi asing yang tampil di Indonesia.
Ayam Laut
Papan nama warung lesehan di jalan Kalimantan 160 Gresik Kota Baru (GKB) Gresik ini memang rada membingungkan yang baca. Tulisannya pun mencolok "Ikan Bakar Ayam Laut".
Salingsapa.com
Makin banyak saja pilihan situs jejaring sosial di dunia maya, baik yang dibikin orang luar negeri maupun yang bikinan dalam negeri. Saya ingin memperkenalkan satu situs jejaring sosial yang bikinan anak bansa, namun punya fitur agak beda dari biasanya, namanya salingsapa.com. .
Opak Telo
Industri kuliner kreatif makin bervariasi. kali ini saya tertarik dengan telo yang dibikin menjadi opak. Namanya Opak Telo ungu.
Kecap Nasional
Tekad kuat mengantarkan Anton Tanuwidjaya menjadi juragan kecap. Di bawah merek Kecap Nasional, bisnisnya bertahan hingga lebih dari tiga dasawarsa dan mampu bersaing dengan pemain besar lain. Omzetnya sampai Rp 40 miliar sebulan.
Jumat, 02 September 2011
Andre Subono
Sabtu, 28 Mei 2011
Sepeda Ontel Bertenaga Surya
Kerisauan hati Bahar Rozikin terhadap nasip anak-anaknya akan kelangkaan bahan bakar berbahan baku fosil mengilhami dirinya untuk membuat sepeda ontel bertenaga surya. Pria dengan dua anak ini memang suka bereksperimen, terutama dengan energi terbarukan seperti solar cell. Rumah Rozikin sendiri kini untuk suplai listriknya sudah mengandalkan tenaga surya.
“kami ingin memberi pelajaran berarti kepada anak saya perlunya inovasi energi, untuk itu kami mulai dari rumah,” Ujar Rozikin yang lulusan F- MIPA ITS ini. Rumah Rozikin sendiri suplai energinya 50% mengandalkan solar Cell.
Rozikin mengawali pembuatan sepeda tenaga surnyanya dengan merombak sepeda ontel mini yang biasa dipakai istrinya untuk berbelanja. “sepada milik istri hanya kami ambil rangkanya, kemudian saya modifikasi dengan menambahkan penopang di belakang untuk tiga roda lainnya,” jelas Rozikin.
Sepeda Solar Cell bikinan rozikin mempunyai empat roda, satu di depan dan lainnya di belakang.
Untuk menciptakan sepeda ontel tenaga surya ini Rozikin menanamkan dua Solar Cell di atas sepeda yang nantinya juga sebagai atap sepeda. Kedua Solar Cell ini masing – masing berukuran 45 X 90 Cm dan keduanya mampu menghasilkan energi 100 W 12 Volt DC.
Sistem kerja sepeda ontel bertenaga surya ini sederhana, Solar Cell yang juga dijadikan atap ini menerima energi dari sinar matahari kemudian energi disimpan di tiga baterei (accu) masing – masing 35 Ah sebanyak dua buah dan 12 Ah satu buah. Masing – masing battery berkekuatan 12 Volt DC.
Setelah battery penuh maka energi yang tersimpan akan digunakan sebagai penggerak motor DC yang diletakkan di roda tengah bagian belakang.
Yang menarik sepeda bikinan Bahar ini adalah, adanya dua tuas yang mampu dijadikan merubah kecepatan sepeda. Sepeda bertenaga Surya ini mampu melaju dengan kecepatan 25Km/jam dan baterainya mampu bertahan hingga pada jarak 30 Km per hari.
Untuk mewujudkan idenga ini Rozikin harus merogoh koceknya lebih dari 10 juta rupiah dengan pengerjaan selama 3 bulan. Sepeda milik Rozikin ini rencananya akan dibikin secara masal dengan penyempurna-an pada desain sepeda yang lebih ergonomis. (sutikhon)
Rabu, 06 April 2011
Kecap Nasional Bermodal Awal 3 Ribu Rupiah
Inovasi Kuliner : Opak Telo
Minggu, 27 Maret 2011
Salingsapa: Jejaring Sosial beraroma Surga









